Sesuai dengan aturan protokol kesehatan , sebelum masuk ke bilik pencoblosan, Gubernur beserta istri mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir yang telah disediakan panitia, cek suhu tubuh, lalu menyerahkan blangko pemilih kepada petugas TPS, dan memasuki bilik pencoblosan. Begitu pula setelah selesai mencoblos, keduanya kembali mencuci tangan.
Saat ditemui sejumlah awak media usai mencoblos, Gubernur Sugianto Sabran menyampaikan beberapa harapannya, “Hari ini, Gubernur Kalimantan Tengah pada 9 Desember 2020. Harapan saya selaku Gubernur Kalimantan Tengah sekaligus calon Gubernur Kalimantan Tengah agar masyarakat menggunakan hak suaranya di TPS untuk mencari pemimpin yang terbaik dan untuk membangun Kalimantan Tengah. Mudah-mudahan lahir pemimpin yang terbaik,” ucapnya
Kamtibmas Kalimantan Tengah tetap terjaga dengan baik supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas dan bekerja seperti biasa. Kalaupun ada ribut-ribut karena kekuasaan, harapan saya masyarakat serahkan kepada aparat penegak hukum. Saya mengimbau kepada seluruh tim kampanye, relawan, dan masyarakat, kita tidak perlu ribut-ribut,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri dan keluarga juga melakukan pencoblosan di TPS 04, tepatnya di Jl. Thamrin, Palangka Raya. “Kamip mengajak kepada seluruh warga untuk datang ke TPS untuk memberikan hak suara memilih pemimpin ke depan dan tetap terapkan protokol kesehatan karena dengan menerapkannya, kita menjaga diri kita serta orang lain juga,” pungkas Sekda usai mencoblos.
www.Lintasberita1.com #liya#

