Selain itu, Gubernur mengajak peserta didik menghormati orang tua dan guru, menjauhi narkoba, judi online, pergaulan bebas, serta berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.

“Bermimpilah setinggi langit. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita memiliki niat, kemauan, tekad, ikhtiar yang kuat, dan selalu berdoa. Semua butuh proses, tidak ada yang instan,” pesannya.

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, mengajak peserta didik bersyukur atas kesempatan memperoleh pendidikan dan memanfaatkan berbagai program pembangunan pendidikan yang terus dikembangkan pemerintah daerah.

Ia menekankan pentingnya membangun karakter melalui kedisiplinan, integritas, kejujuran, kepedulian, serta keaktifan dalam organisasi sekolah. Para siswa juga diingatkan untuk menjauhi narkoba, balap liar, dan menggunakan media sosial secara bijaksana.

Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, mendorong peserta didik memanfaatkan fasilitas digital dan smart classroom yang telah disediakan pemerintah sebagai sarana meningkatkan kompetensi.

Menurutnya, setiap profesi memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Karena itu, peserta didik diminta terus belajar sesuai potensi yang dimiliki agar kelak menjadi kebanggaan orang tua, daerah, dan Indonesia.

Melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama TNI, Polri, Kejaksaan, Kementerian Agama, dan Densus 88 Antiteror Polri, kegiatan Penguatan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 diharapkan menjadi fondasi dalam membentuk generasi muda Kalimantan Tengah yang cerdas, berkarakter, berwawasan kebangsaan, taat hukum, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045. *#TIM#* www.lintasberita1.com