“Anak-anak perlu tumbuh di lingkungan yang suportif. Sekolah harus bekerja sama dengan orang tua, begitu juga sebaliknya. Jangan saling lepas tangan,” tegasnya.
Untuk itu, ia mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) agar memperbanyak program parenting dan edukasi keluarga hingga ke tingkat kelurahan dan desa.
“Banyak orang tua masih belum memahami cara mendampingi anak yang sesuai dengan perkembangan zaman. Dibutuhkan pelatihan dan sosialisasi yang berkelanjutan,” tambahnya.
DPRD Kalteng juga mengapresiasi sejumlah sekolah yang telah menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis karakter dan keterampilan hidup. Ia berharap pendekatan tersebut bisa diperluas ke seluruh wilayah provinsi.
“Kita ingin anak-anak Kalteng tidak hanya pintar di atas kertas, tapi juga punya karakter kuat, keterampilan hidup, dan siap membangun masa depan daerahnya,” pungkas Sugiyarto. *#TIM#* www.lintasberita1.com

