Ia mengungkapkan, salah satu program Prov. Kalteng untuk UMKM yaitu baru-baru ini, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran telah membuka secara resmi Temu Akbar sebanyak 5000 Pelaku UMKM Se-Kalteng sebagai salah satu upaya wujud dari Pemprov Kalteng untuk meningkatkan daya saing produk UMKM, sekaligus mengembangkan sistem jaringan usaha bagi produk UMKM unggulan melalui fasilitas kemitraan dan upaya digitalisasi UMKM yang bertujuan meningkatkan pemasaran produk Usaha kecil dan menengah sehingga UMKM Kalteng dapat naik kelas serta produk yang dipasarkan ke seluruh dunia.
“Hal ini selaras dengan program prioritas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada saat ini adalah meningkatkan kualitas hidup perempuan di bidang ekonomi, dan juga sesuai dengan arahan Presiden RI Tahun 2020-2024, 5 (lima) program prioritas perempuan dan anak salah satunya dari program tersebut yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan”, imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan, DP3APPKB Prov. Kalteng Mariana selaku Ketua Panitia menyampaikan tujuan dari kegiatan ini guna meningkatkan ketrampilan dan keahlian untuk perempuan industri rumahan dalam pengembangan industri rumahan, menambah ilmu pengetahuan tentang cara membuat abon dan pempek berbahan dasar ikan serta meningkatkan kapasitas dan SDM bagi perempuan industri rumahan untuk mampu berkreasi dan bersaing dalam pengolahan berbahan dasar ikan.

