Linae Victoria Aden mengatakan untuk merealisasikan program tersebut, Pemprov Kalteng melalui DP3APPKB telah mengalokasikan dana yang bersumber dari APBD untuk memperkuat industri rumahan dengan kegiatan pelatihan pembuatan abon dan pempek berbahan ikan bagi perempuan industri rumahan di Kota Palangka Raya tahun 2022.
Kadis P3APPKB Kalteng berharap melalui pelatihan pembuatan abon dan pempek berbahan ikan bagi perempuan industri rumahan di Kota Palangka Raya tahun 2022, dapat menciptakan peluang usaha yang luas dan membuka lapangan kerja bagi perempuan sehingga dapat meningkatkan usaha pendapatan bagi perempuan.
Disampaikan lebih lanjut oleh Linae Victoria Aden berdasarkan data dari Kementerian PP dan PA RI tahun 2021, Kementerian Kementerian PP dan PA mencatat dari 46 juta UMKM yang diketahui, sebagian dari padanya merupakan industri rumahan yang sekitar 60 persen pengelolanya adalah kaum perempuan.

“Dengan jumlah yang cukup banyak, peran perempuan pengusaha menjadi cukup besar bagi ketahanan ekonomi karena mampu menciptakan lapangan kerja, menyediakan barang dan jasa dengan harga murah serta mengatasi masalah kemiskinan”, katanya.

