BSSN dalam kapasitasnya sebagai pengawas urusan pengkodean terus memberikan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan memastikan jumlah sumber daya manusia yang menerima peningkatan keterampilan. Terkait dukungan terhadap pelaksanaan SPBE Pengamanan, akan dilakukan modifikasi metode penilaian Indeks KAMI (Indeks Keamanan Informasi) pada tahun 2025. Perubahan ini bertujuan untuk memudahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar cepat beradaptasi dengan sistem baru.

Charli L. Ilem dari Diskominfosantik Provinsi mewakili Kepala Desk Statistik pada pertemuan di Kalimantan Tengah. Pembahas antara lain Cut Sawalina, Direktur Jenderal Perencanaan Makro dan Analisis Statistik PPN/Bappenas, R. Moch. Haryono dari Badan Pusat Statistik, Halimatussadiyah dari Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, dan Yohanna Endang, Kepala Bidang Prasarana dan Kewilayahan pada Bappedalitbang Pemprov Kalimantan Tengah.

Charli menyebutkan, setelah diskusi, tercapai kesepakatan bersama mengenai target indikator kinerja untuk urusan statistik. Dalam hal ini, Bapedalitbang dan Diskominfosantik menargetkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) 2025 sebesar 2,6 dan masuk dalam kategori baik.

Diharapkan dengan ditetapkannya tujuan tersebut, seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat berkolaborasi dan bersatu dalam komitmennya mendukung penyelenggaraan Statistik Nasional sesuai dengan norma, standar, prosedur, dan kriteria yang berlaku. Hal ini akan memungkinkan tercapainya nilai IPS dan pada gilirannya mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional. *#TIM#* www.lintasberita1.com