Kotawaringin Barat, lintasberita1.com – Dampak ekonomi dari wabah virus corona terhadap seluruh rakyat Indonesia sangatlah terasa. Mereka banyak kehilangan pekerjaan karena banyak hal. Tak terkecuali bagi masyarakat di Wilayah Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah.Saat ini, mereka banyak yang menggantungkan hidupnya dari cara yang tidak seperti biasanya. Ada yang semula menjadi pedagang keliling beralih profesi sebagai buruh kasar bangunan bahkan ada juga yang mencari jamur sawit untuk dijual guna mempertahankan kelangsungan hidup keluarganya agar tetap bisa makan seperti layaknya orang yang berkecukupan.
Namun dalam situasi ini, ada keprihatinan tersendiri ketika PT. SINP-PBNA yang merupakan anak dari PT. Astra Group memberikan 3 dus bingkisan yang merupakan parcel lebaran kepada Kecamatan Arutara. Karena dalam situasi sulit ini, dimana banyak warga yang menangis tentunya akan lebih tepat PT Astra memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dan bukan kepada pihak pemerintah yang notabenya sudah mendapatkan gaji dan berkecukupan.
Menanggapi hal ini, setelah mendapatkan laporan dari stafnya, Camat Arutara M.Nursyah Ikhsan dengan tegas menolak pemberian itu. Serta meminta agar semua bingkisan lebaran itu segera dibawa pulang kembali.

