“Dalam masa tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan yang dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 15 Oktober 2023, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan dukungan pemerintah pusat, jajaran TNI Polri dan seluruh unsur terkait melakukan upaya. untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan, yaitu tambahan. Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau khususnya Desa Tanjung Taruna memiliki 162 unit unit pemadam kebakaran darat yang melaksanakan operasi pemadaman kebakaran darat. “Penambahan personel hendaknya memperkuat kerja tim pemadam kebakaran yang telah melakukan pemadaman kebakaran sejak Mei 2023. Personil yang terlibat terdiri dari relawan/masyarakat setempat didampingi unsur TNI dan Polri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Toyib mengungkapkan, pemanfaatan dua pesawat TMC turut serta dalam pelaksanaan operasional Weather Modification Technology (TMC). Selain itu, operasi water bombing ditingkatkan dengan menambah satu unit helikopter water bombing yang ditempatkan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Selain itu, masyarakat yang terkena dampak juga diberikan pengobatan gratis untuk mengatasi masalah kesehatan yang disebabkan oleh asap. Bantuan ini diberikan di Posko Lapangan, Puskesmas, Rumah Sakit, dan fasilitas kesehatan lainnya.

Upaya mitigasi yang dilakukan secara kolaboratif dan terpadu pada masa tanggap darurat telah membuahkan hasil positif dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Indikator utama perbaikan adalah kualitas udara yang berada pada level berbahaya di Kota Palangka Raya, Kota Sampit, dan Kota Buntok pada tanggal 4-5 Oktober 2023. Namun pada tanggal 14-15 Oktober 2023 akan terjadi perbaikan pada kualitas udara. tidak sehat sampai pada tingkat yang sangat tidak sehat. Dari sisi jarak pandang, pada 5 Oktober 2023, jarak pandang terendah yang tercatat di Kota Buntok adalah 700 meter, bahkan lebih rendah lagi pada pagi hari. Pada 14 Oktober 2023, jarak pandang meningkat menjadi lebih dari 1 kilometer. Dari segi cuaca, meskipun pada tanggal 5 Oktober 2023 dilaporkan berasap, namun pada tanggal 14 Oktober 2023 terjadi perbaikan, meskipun di beberapa wilayah masih sedikit berasap.