Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), terus berupaya meningkatkan keterlibatan masyarakat, termasuk perempuan, dalam upaya antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2023.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani, Rabu di Palangka Raya, mengatakan salah satu upaya yang kami lakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kesiapsiagaan ketahanan bencana bersama kader Tim Pemberdayaan Keluarga dan Penggerak Kesejahteraan (TP PKK) di Kecamatan Pahandut. .
Lebih lanjut ia menyatakan, pencegahan dan deteksi dini karhutla memerlukan kerja sama dan kolaborasi antara BPBD Kota Palangka Raya dengan TP PKK Kota Palangka Raya, serta upaya sosialisasi dan edukasi.
Ia menyatakan, perempuan mempunyai peran penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Peran yang paling kecil adalah kemampuan mereka untuk mendidik dan mengingatkan keluarga mereka tentang bahaya yang terkait dengan kebakaran tersebut.
Selain itu, dalam beberapa bulan terakhir, wilayah Kota Palangka Raya juga mengalami kebakaran lahan dengan besaran yang berbeda-beda.
Pada bulan Januari tercatat terjadi kebakaran hutan dan lahan seluas 1 hektar. Selanjutnya pada bulan Maret terjadi insiden seluas 3 hektar. Pada bulan April, terjadi insiden lain yang meliputi area seluas 0,5 hektar. Terakhir, pada bulan Mei, total terjadi 18 kejadian kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan lahan terbakar seluas 10 hektar.

