Lebih lanjut Leonard menyatakan, dalam perhitungan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2023, Kalimantan Tengah mempunyai base effect yang signifikan melebihi daerah lainnya. Selain itu, beliau menyebutkan bahwa laju pertumbuhan sektor-sektor perekonomian lainnya meningkat lebih lambat dibandingkan dengan wilayah Pulau Kalimantan dan negara secara keseluruhan.

Di akhir pidatonya, Leonard menekankan pentingnya mempertimbangkan transformasi segera pada struktur ekonomi. Ia menekankan bahwa jika suatu negara atau wilayah memprioritaskan eksploitasi sektor-sektor primer seperti sumber daya alam dan pertanian, semata-mata untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita yang lebih tinggi, tanpa mempertimbangkan konsekuensi dari kerusakan lingkungan yang disadari atau tidak, maka hal tersebut pasti akan berdampak jangka panjang. istilah isu lingkungan hidup. Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada ekologi dan menimbulkan kerusakan lingkungan, namun juga menimbulkan permasalahan sosial di masa depan. Penting untuk dicatat bahwa tantangan-tantangan di masa depan ini akan menimbulkan biaya sosial dan pemulihan yang lebih besar.

Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah menyimpulkan bahwa paradigma ekonomi pertumbuhan hijau menjamin pertumbuhan dan pembangunan yang simultan di semua bidang, termasuk pertumbuhan ekonomi inklusif, inklusi sosial, pengentasan kemiskinan, dan kelestarian lingkungan, guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.Narasumber Konferensi PDRB Kalimantan Tengah antara lain perwakilan BPS RI, Bappenas RI, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala BPS Kalimantan Tengah Provinsi, dan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah.