Setelah melakukan analisis poin FS, maka tindakan WB pun dilaksanakan. Khusus helikopter MI-8 MTV-1 dikerahkan untuk serangan perdana di Tanjung Taruna, Kabupaten Pulang Pisau. Hal ini dilakukan sebanyak 46 kali dengan menggunakan total 184.000 liter air untuk memadamkan api di lahan sekitar 10 hektar. Meskipun ada upaya-upaya ini, kawasan itu masih berasap. Serangan kedua terjadi di Sabaru, Kota Palangka Raya, yang melakukan 42 putaran WB dengan memanfaatkan 168.000 liter air untuk memadamkan api di lahan seluas serupa. Sayangnya, keadaan akhir kawasan itu masih mengeluarkan asap, seperti diberitakan.

Selain itu, disebutkan Heli S61A melakukan 56 kali water bombing di Kabupaten Buntoi Pulang Pisau serangan 1. Jumlah air yang terpakai sebanyak 252.000 liter dan lahan yang terbakar sekitar 9 hektare. Kondisi terakhir kawasan itu masih mengeluarkan asap. Pada serangan mendadak 2 yang berlangsung di Tanjung Taruna, Kabupaten Pulang Pisau, terjadi 67 kali bom air. Air yang digunakan dalam operasi ini sebanyak 301.500 liter dan lahan yang terbakar sekitar 10 hektare. Kondisi terakhir kawasan ini juga masih mengeluarkan asap. *#TIM#* www.lintasberita1.com