Barito Selatan – lintasberita1.com – Untuk mencegah dan mengatasi stunting di Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalimantan Tengah berperan sebagai orang tua asuh Akasia Posyandu di Desa Sababilah, Desa Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan.

Sebagai orang tua asuh, Dislutkan Kalimantan Tengah bersama dengan Persatuan Dharma Wanita (DWP) segera melakukan tindakan pencegahan dan penanganan stunting pada anak di bawah dua tahun yang berisiko. Sesuai arahan Ketua PKK Kalteng Ivo Sugianto Sabran, DWP Kalteng mengadakan pertemuan dengan orang tua dan anak asuh Posyandu Akasia di Desa Sababilah, Kecamatan Barito Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Senin (17/10). /7/2023).

Posyandu Akasia dipilih sebagai anak asuh karena setidaknya ada 5 balita yang berisiko stunting di wilayah pelayanannya. Kepala Dislutkan Kalteng Darliansjah berkomitmen membantu Posyandu Akasia dalam mencegah dan mengatasi stunting. Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Dislutkan Nita Fera di sela-sela kegiatan Akasia Posyandu.

Nita mengatakan, pendampingan pencegahan dan pengobatan stunting ini akan berlangsung selama empat bulan, Juli hingga November 2023. Lisdayanti, Ketua DWP Kalteng, menyebutkan ada lima kader Posyandu di Posyandu ini, dan masing-masing kader akan mendampingi satu orang anak berisiko mengalami stunting.