Palangka Raya, lintasberita1.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Prov. Kalteng melakukan pelatihan Penemuan Kasus Malaria Oleh Kader, pada Populasi khusus Kab. Gunung Mas dan Kab. Kapuas Prov. Kalteng, bertempat di Hotel Neo Palangka Raya, Rabu (21/9/2022).

Hadir dalam kegiatan ini Fasilitator dari UPT Bapelkes Prov.Kalteng, Fasilitator PATELKI Wilayah Kalteng, Fasilitator IDI Wilayah Kalteng dan Fasilitator dari Dinkes Prov.Kalteng.

Kepala Dinkes Prov. Kalteng dr. Suyuti Syamsul dalam arahannya mengatakan, salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup manusia adalah membebaskan masyarakat dari malaria karena malaria merupakan salah satu penyakit menular yang berdampak kepada penurunan kualitas sumber daya manusia yang dapat menimbulkan berbagai masalah.

“Adapun yang menjadi tujuan program pencegahan dan pengendalian malaria di Indonesia adalah mencapai eliminasi malaria di Indonesia pada tahun 2030. Ini dicapai secara bertahap dimana Regional Kalimantan diharapkan untuk kasus malaria penularan lokal (indigenous) terakhir di tahun 2023 dan pada tahun 2027 Regional Kalimantan mencapai Eliminasi Malaria. Sampai dengan saat ini, dua Kabupaten yang belum eliminasi malaria yaitu Kab. Murung Raya dan Kapuas, sementara Kab. Gunung Mas yang telah dilakukan penilaian eliminasi malaria pada bulan Juli 2022 dan beberapa minggu lalu sudah diseminarkan di tingkat pusat oleh Komisi Ahli Malaria dan dinyatakan terpenuhi/tercapai Eliminasi Malaria,” ucap Suyuti.