
Pelatihan Penemuan Kasus Malaria oleh Kader pada Populasi Khusus Kab. Gunung Mas dan Kapuas

Lebih lanjut Suyuti menambahkan Kalteng salah satu provinsi yang mempunyai kontribusi dalam peningkatan angka kesakitan malaria. Angka kesakitan malaria (API) per seribu penduduk di Kalteng terus mengalami penurunan. Annual Paracite Incidence (API) dari tahun 2010 sampai 2021 Kalteng yaitu 4,47 per 1000 penduduk (2010) menjadi 0,06 per 1000 penduduk (2021).
“Berdasarkan penelusuran di lapangan, pekerjaan menambang merupakan salah satu faktor penyebab penularan malaria. Permasalahan yang timbul adalah menambang secara illegal/tidak resmi yang lebih banyak ditemukan menjadi penderita malaria. Area penambangan ini tersebar di beberapa lokasi di Kalimantan Tengah. Pada tahun 2021 pekerja tambang menyumbang 75% dari total kasus positif malaria di Kalimantan Tengah, 94% pekerja tambang yang positif malaria berasal dari kab. Murung Raya, Kapuas dan Gunung Mas”. (Sumber: SISMAL 2021)
Perlu diketahui, Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan global. Penyakit ini dapat menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian serta sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Selain itu, dapat mempengaruhi produktivitas yang dapat mempengaruhi tingkat ekonomi masyarakat.

