Palangka Raya. lintasberita1.com – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, SE, M.Si, mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk mencintai sekaligus melestarikan adat istiadat dan budaya suku Dayak di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Menurutnya, banyak nilai luhur yang terkandung didalam adat istiadat dan budaya suku Dayak, dimana hal tersebut bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, guna menempa pribadi yang baik, solid, menghargai keanekaragaman dan perbedaan selayaknya tertuang dalam falsafah dimana langit dipijak disitu langit di junjung serta semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yakni Bhineka Tunggal Ika (Berbeda Beda tetapi tetap satu).

“Banyak nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat istiadat dan budaya suku Dayak yang bisa diimplementasikan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari. Seperti menghargai sebuah perbedaan, dimana masyarakat suku Dayak tidak pernah mempermasalahkan apapun selama bisa hidup berdampingan dengan damai serta saling menghargai, sesuai dengan makna yang tersirat dalam falsafah Huma Betang, serta semboyan Bhineka Tunggal Ika,” ungkap Andrie Elia, via Whatsapp, Selasa (14/6).

Dr. Andrie Elia, SE, M.Si, Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng ini juga mengingatkan khsususnya kepada generasi muda yang di UPR, baik Tenaga Pendidik (Tendik) maupun mahasiawa bisa saling menghargai perbedaan dalam mewujudkan UPR Jaya Raya.