
Palangka Raya, lintasberita1.com – Dalam rangka upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid-19, UMKM maupun pelaku usaha lainnya terus melakukan inovasi dan terobosan, dari pengolahan produk hingga pemasaran.
Salah satu usaha yang dilakoni oleh Agung pelaku usaha produk pinang kering di jalan Tjilik Riwut Km. 35 Palangka Raya, satu usaha lokal yang berorientasi ekspor. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Prov. Kalteng Aster Banowaty dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ati Mulyati, serta Kepala Bea Cukai Palangka Raya Firman Yusuf berkesempatan mengunjungi langsung ke lokasi produksi pinang kering dimaksud, Selasa (5/4/2022).

Berdasarkan Informasi dari Agung kepada MMCKalteng, menuturkan bahwa selain panen sendiri, dia mendapat supply buah Pinang dari Samuda Kabupaten Kotawaringin Timur, Buntut Bali Kabupaten Katingan, Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Seruyan. Diperoleh juga informasi terkait perkebunan buah pinang, dari 1 (satu) hektar lahan dengan jarak 2,5 meter dapat ditaman kurang lebih 1.600 pohon, dari satu pohon dapat dipanen ± 3 kg dengan masa panen 4 (empat) kali setahun. Di bulan April 2022, Agung berencana mengekspor Pinang dengan total 120 ton negara tujuan India.

