Kapuas, lintasberita1.com – Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Apung memimpin rapat koordinasi dan pemantauan lapangan bersama di DIR Dadahup. Pertemuan dilaksanakan pada Rabu (23 Maret 2022) di Kantor Food Estate Kabupaten Dadahup.

Pada pertemuan ini dibahas rencana perluasan Demfarm, termasuk lokasi food estate Zona A seluas 43.000 hektar, serta upaya untuk mengatasi masalah tersebut, termasuk mengidentifikasi Peran masing-masing departemen/instansi.

Leonard S. Ampung memaparkan terkait pengembangan food estate untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Capaian program Food Estate Kalteng TA 2020/2021, dengan Luas Tanam 44.135 ha, yakni TA 2020 seluas 30.000 ha dan TA 2021 seluas 14.135 ha. Adapun jenis kegiatannya mulai dari pengolahan tanah, bantuan Saprodi dan fasilitasi Alsintan.

Rapat Koordinasi dan pemantauan lapangan bersama di DIR Dadahup/Foto/Tim/lintasberita1.com

Program Food Estate di Kalteng TA 2021, untuk ekstensifikasi lahan, jenis kegiatannya diantaranya land clearing, land levelling, perbaikan irigasi tingkat usaha tani, perbaikan jalan usaha tani, bantuan saprodi dan fasilitasi alsintan.

Capaian food estate di Kalteng, pada TA 2020/2021, produksi sayuran seluas 200 Hektar dapat menghasilkan 1.682 ton sayuran dengan nilai Rp. 26 Milyar. Sayuran yang di produksi yaitu komoditi cabe, terong, bawang daun, sawi, buncis dan tomat. Sementara, untuk budidaya tanaman buah seluas 590 Hektar dapat menghasilkan 4.720 ton buah dengan nilai Rp. 33 Milyar. Buah-buahan yang di produksi yaitu jeruk, durian dan kelengkeng. Untuk budidaya kelapa genjeh sebanyak 178.000 pohon dengan nilai Rp. 44,5 Milyar.