Palangka Raya. lintasberita1.com – Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng Leonard S. Ampung menghadiri Audiensi Usulan Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Prov. Kalteng. Audiensi digelar secara luring dan daring, Rabu (15/12/2021).

Audiensi dibuka oleh Kepala Bagian Informasi Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus RI Ahmad Bukhori. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Gubernur Kalteng Nomor 050/750/Bappedalitbang/2021, tanggal 07 Oktober 2021 perihal Pembangunan Kawasan Ekonomi Terpadu. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Pusat mengharapkan gambaran terkait rencana pengembangan wilayah dari kawasan di Kalteng.

Leonard S. Ampung saat menyampaikan paparannya mengatakan, bahwa Gubernur Kalteng menginginkan kawasan yang terpadu sesuai dengan potensi yang sangat luar biasa di Kalteng. Visi dan Misi Kalteng adalah Maju, Mandiri dan Adil untik kesejahteraan segenap masyarakat menuju Kalteng Makin Berkah. Adapun, Misi dari RPJMD Prov. Kalteng 2021-2026 adalah mempercepat pembangunan ekonomi yang produktif, berdaya saing dan berwawasan. Untuk gambaran umum, Kalteng memiliki luas 1,5 kali luas Pulau Jawa atau 153.564 km2, terdiri dari 14 Kabupaten/Kota se-Kalteng.

Leonard menyampaikan untuk zona di wilayah Barat Kalteng memiliki potensi komoditas Kelapa Sawit, pertambangan dan industri berbasis perikanan dan lain-lain. Untuk zona wilayah Tengah memiliki potensi pertanian, kopi, komoditas Kelapa Sawit dan lain-lain. Leonard berharap adanya pengembangan potensi di wilayah Barat, Tengah dan Timur.