“Kita menitikberatkan hilirisasi sawit dan hilirisasi berbasis metal. Kemudian pengembangan perikanan, pariwisata, pembuatan pelabuhan utama di teluk Sampit dan pertambangan’, ucap Leonard.
Lebih lanjut Leonard menyampaikan, sektor unggulan di Kalteng diantaranya sektor kehutanan, sektor kalautan dan perikanan, ketahanan pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, pertambangan, walet, pariwisata dan industry olahan.
Sebagaimana diketahui, Kalteng merupakan salah satu lokasi pengembangan food estate. Food estate merupakan rencana Pemerintah Pusat dan menjadi salah satu dari PSN tahun 2020 – 2024 dibawah kendali dan pengawasan langsung dari Presiden RI H. Joko Widodo. PSN Food Estate berada di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas, ±165.000 Hektar (Ha). Cadangan pangan strategis lainnya ada di Kabupaten Gunung Mas yakni perkebunan singkong.
Diharapkan terkait rencana pengembangan kawasan di Kalteng mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat, tentunya dari stakeholder terkait, dalam rangka serta upaya untuk meningkatkan pendapatan Daerah Kalteng sehingga bisa lebih mempercepat pembangunan di Kalteng yang dirasakan masih belum optimal.
www.lintasberita1.com (TIM/ Foto:Mmc)

