PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng berhasil menangkap pelaku perdagangan merkuri yang berinisial BR. Kamis (03/12/2020) pagi.

“Jadi setelah melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan perdagangan yang dilakukan BR bersama empat pelaku lainnya, tim kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku yang berada di tepian DAS Kahayan Palangka Raya – Bukit Rawi,” ungkap Kapolda Irjen Pol Dr Dedi Prasetyo MHum MSi MM ketika konferensi pers di lobi Mapolda Jalan Tjilik Riwut Km 1 Kota Palangka Raya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, ditemukan kegiatan penampungan, pengolahan, dan pemurnian batu cianibar yang diduga berasal dari penambang ilegal.

“Adapun cara pembuatan merkuri menurut keterangan pelaku dimulai dari pemecahan batu cinnabar/puya yang kemudian pecahan batu tadi dimasukkan pada mesin penghancur untuk menjadi serbuk,” jelasnya.

Setelah itu, terang Kapolda, batu cinnabar tersebut dicampur dengan besi dan kapur calcium kemudian dimasukkan ke dalam tabung pembakaran untuk dibakar.

“Cairan yang keluar dari pipa tabung dimasukkan ke dalam ember plastik. Hasil berupa merkuri dibersihkan dan dimasukkan pada botol putih kosong dan diberi label,” urainya.

Sasaran penjualan hasil produksi merkuri tersebut, lanjut Dedi, yaitu Kabupaten Katingan, Gunung Mas, dan Kapuas.