“Saya berharap melalui lokakarya ini, kita dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan kita dalam menyusun metadata yang berkelanjutan dan menerapkannya secara efektif di lembaga kita masing-masing,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Patris, Ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan dalam laporannya bahwa lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang konsep, prinsip, dan pentingnya metadata dalam statistik. Selain itu, lokakarya ini juga berupaya meningkatkan keterampilan teknis dalam menyusun metadata dan mendorong penerapan standar metadata yang konsisten sesuai dengan pedoman pengelolaan data statistik. Hal ini pada akhirnya akan memudahkan akses, pemahaman, dan penggunaan data.

“Saya berharap metadata yang baik akan membantu memastikan kualitas data statistik, termasuk aspek akurasi, relevansi, dan validitas, karena metadata menyediakan informasi yang lengkap tentang sumber, metode, dan proses pengumpulan data serta dapat membantu meningkatkan transparansi dalam produksi statistik, sehingga memungkinkan pengguna data menilai bagaimana data dikumpulkan, diproses, dan ditafsirkan,” pungkasnya.

Turut hadir pula sejumlah pejabat administrator, pengawas, dan pejabat fungsional di lingkungan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Kebersihan Provinsi Kalimantan Tengah, serta narasumber, instruktur, fasilitator, pejabat JFT BPS Provinsi Kalimantan Tengah, dan peserta lokakarya yang mewakili satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. *#TIM#* www.lintasberita1.com