Wiaytno mengatakan, aspirasi yang terkumpul saat reses akan diadvokasi ke legislatif. Selain itu, ia berencana meminta Pemprov Kalteng memprioritaskan kebutuhan asli masyarakat.

Dia menyatakan bahwa mereka selalu siap untuk mengadvokasi keinginan dan ambisi rakyat. Mereka meminta agar pemerintah daerah memprioritaskan apa saja yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, mereka mengantisipasi agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tersebut melalui musrembang di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.

Ia mengatakan, legislatif dan eksekutif dapat lebih memahami dan mengoptimalkan pembangunan daerah dengan mengasimilasi aspirasi masyarakat yang beragam. Hal ini dapat dicapai karena aspirasi tersebut menjadi sarana untuk menilai kinerja lembaga-lembaga tersebut sehingga dapat mendorong kemajuan daerah dan masyarakat.

Ia mengatakan, masa reses berperan penting agar legislator bisa memahami keinginan pihak yang ingin melihat perubahan positif di Kalteng. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyampaikan aspirasinya dan meyakinkan bahwa kesejahteraan masyarakat di Kalteng akan selalu menjadi prioritas utama. *#TIM#* www.lintasberita1.com