“Pada kesempatan ini, saya mengajak kita semua mari melapangkan dada, membuka hati dengan penuh keikhlasan atas ridha Allah, untuk saling memberi maaf dari lubuk hati yang paling dalam atas kesalahan yang terjadi di antara kita, karena dengan saling memaafkan akan memperkuat tali persaudaraan diantara kita,” ujar Wakil Jaksa Agung.

Wakil Jaksa Agung berharap bulan Ramadhan yang baru saja dilalui, kita dapat mengambil hikmah dan manfaatnya, serta bukan hanya sebagai sarana merefleksikan diri dari sisi keimanan saja, melainkan juga sebagai sarana merefleksikan dan mengevaluasi pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang kita, apakah kita telah amanah dan paripurna dalam menjalankannya.

Halal Bihalal Idul Fitri 1444 H kejaksaan Agung

Wakil Jaksa Agung menuturkan ibadah puasa yang baru saja dilaksanakan kemarin, sejatinya tidak hanya melatih untuk menahan lapar dan haus, melainkan juga melatih menahan diri dari segala perbuatan tercela. Maka dari itu, ibadah puasa juga sekaligus melatih diri untuk dapat menahan diri, bersikap hati-hati dalam bertindak, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil suatu tindakan, atau kebijakan dalam pelaksanaan kinerja kita.

Mengenai kegiatan halal bihalal ini, Wakil Jaksa Agung mengatakan dalam rangkaian kegiatannya akan dilaksanakan pemberian santunan anak yatim piatu dan pembacaan ayat suci Al-Quran. Semoga pemberian santunan dan pembacaan ayat suci Al-Quran, semakin menambah keberkahan kegiatan ini serta memberikan manfaat dan mendatangkan kebahagiaan kepada para anak-anak kita penerima santunan.