“Terkait, Strategi Percepatan Vaksinasi, Bapak Gubernur menginstruksikan sebagai model pelaksanaan, kita akan melalukan dimulai Kota Palangka Raya terlebih dahulu”, tandas H. Edy Pratowo.

Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul dalam laporannya menyampaikan strategi Percepatan Vaksinasi di Prov. Kalteng melibatkan Dinas Pendidikan untuk mobilisasi sasaran Wali Kelas, melibatkan perguruan tinggi untuk mobilisasi sasaran mahasiswa yang berusia 18 tahun keatas ( menunjukkan kartu vaksinasi sebagai persyaratan mengikuti perkuliahan, melibatkan dinas sosial melalui PKH untuk mobilisasi sasaran penerima bantuan sosial, melibatkan Samsat / Bapenda untuk perpanjangan SIM/STNK menunjukan kartu vaksinasi, melibatkan Dinas Perhubungan, pelaku perjalanan darat, laut, dan udara wajib menunjukan kartu vaksinasi selain swab antigen, melibatkan Lurah/kepala desa/ camat untuk menyiapkan tempat vaksinasi (kantor lurah, kantor camat), melibatkan RT-RW mobilisasi warganya untuk mendatangi sentra vaksinasi terdekat serta melibatkan tokoh agama untuk memobilisasi jamaahnya.

Suyuti Syamsul mengutarakan, strategi lainnya yakni pertama, memperbanyak pusat-pusat vaksinasi selain rumah sakit, puskesmas dan klinik seperti di Mall, hotel, cafe, rumah makan, Perkantoran Pemerintah dan swasta, tempat-tempat ibadah, tempat-tempat umum (pasar, terminal, tempat wisata, sekolah, kampus perguruan tinggi), mobil vaksinasi / vaksinasi bergerak dan Drive thru. Kedua, Sweaping berbasis RT.