Bali, lintasberita1.com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo secara langsung menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Gubernur Jawa-Bali dan Kalimantan tahun 2022. Acara ini diadakan di Courtyard Bali Nusa Dua Resort Kawasan Wisata Nusa Dua Lot SW1, Kabupaten Badung, Bali pada Kamis (17 Maret 2022).

Agenda rapat adalah “Penajaman Rencana Proyek Prioritas Strategis (Major Project) yang akan dilaksanakan di daerah tahun 2023″. Rapat dilakukan dalam rangka penyusunan Rencana Aksi Pemerintah (RKP) 2023. Menteri Bappenas memimpin rapat koordinasi secara langsung. Dalam dialog tersebut, para gubernur Jawa-Bali dan Kalimantan memaparkan usulan proyek yang menjadi prioritas tertinggi di daerahnya masing-masing. Pada tahun 2023, RPJMN akan melaksanakan Proyek Besar untuk mendukung Prioritas Nasional. Pemerintah daerah dapat mengajukan proposal untuk mendukung inisiatif penting ini.

Major Projects Rancangan Awal RKP 2023 diantaranya memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar, membangun lingkungan hidup serta meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim, dan juga memperkuat stabilitas polhukhankam dan transformasi pelayanan publik.

Dalam Rakor tersebut, Gubernur Kalteng melalui Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menyampaikan beberapa usulan Proyek Prioritas Strategis di Kalteng, diantaranya Pemenuhan Standar 2-7-2 Ruas Jalan Nasional di Prov. Kalteng Ruas Palangka Raya – Bagugus – Bukit Batu – Lungkuh Layang – Kalahien – Buntok – Ampah – Dayu -Tamiang Layang – Pasar Panas (Batas Kalsel) (266,70 Km), Peningkatan Jalan Benangin – Lampeong – Bts. Kaltim ( 59,20 Km), Pembangunan dan Peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Tani 1 (Dadahup) Kabupaten Kapuas dengan kapasitas 10 L/detik, 600 SR, Pembangunan Kawasan Budidaya Udang Vaname (Shrimp Estate) di Kabupaten Sukamara, pengerukan Dasar Sungai Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Pembangunan UPPKB Simpang Runtu di Kabupaten Kotawaringin Barat dan UPPKB Sampit Bagendang di Kabupaten Kotawaringin Timur serta UPPPKB Lamandau di Kabumpaten Lamandau, Pembangunan Bendungan Multiguna Muara Juloi, Kabupaten Murung Raya, peningkatan Kanal Banjir Saluran Primer XVII (4 Km) dan Saluran Alam Bukit Raya (1,3 Km) Kota Palangka Raya, Rekontruksi saluran drainase utama jl. Raden Saleh Kota Palangka Raya (800 m) serta Pembangunan WaterFront City di Kota Palangka Raya.

“Proyek prioritas strategis yang kita usulkan didasari kebutuhan yang tentu dengan memperhatikan potensi Kalteng yang luar biasa, bila tidak dikembangkan maka ia akan menjadi potensi yang mati dan statis.  Ide dan gagasan bapak Gubernur yang luar biasa, diharapkan dapat terealisasi dengan dukungan pemerintah pusat” ucap Wagub Edy Pratowo seusai mengikuti rakor.

Wagub didampingi Kepala Bappeda Litbang Prov. Kalteng H. Kaspinor.

www.lintasberita1.com *#TIM#* (MMC)