Presiden menghimbau agar yang ada di bawah Kadin, HIPMI, dan asosiasi pengusaha untuk membangun kualitas produk, membuat desain-desain yang baik, membuat kemasan-kemasan yang menarik, dan membangun branding yang bagus.

“Itu tugasnya sendiri-sendiri. Sehingga nanti semakin banyak produk-produk lokal, produk-produk unggulan daerah itu semuanya masuk ke E-Katalog. Itu akan men-trigger ekonomi daerah, dan itu saya pastikan membuka lapangan kerja yang banyak di daerah tanpa kita sadari”, tuturnya.

Sementara itu, dalam pernyataan persnya usai kegiatan, Wagub Kalteng H. Edy Pratowo menjelaskan pertemuan yang baru saja diikutinya.

“Tadi kita mendengarkan bagaimana arahan dari Bapak Presiden terkait dengan percepatan untuk komitmen dari seluruh Pemerintah Daerah, Kementerian, dan Lembaga untuk memasukkan produk dalam negeri sebagai hal yang bisa digunakan dalam belanja pembangunan,” ucap Wagub.

Wagub menyatakan bahwa, Pemprov Kalteng akan segera melakukan upaya-upaya percepatan, sehingga produk-produk dalam negeri atau lokal dapat segera dimasukkan ke dalam e-katalog, sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo.

“Saya kira ini hal yang baik sekali. Kita akan membreakdown lagi, menginstruksikan lagi bagaimana nanti komitmen yang ada di Kalimantan Tengah untuk produk dalam negeri itu yang bisa cepat kita masukkan ke e-katalog dan bisa kita lakukan dalam proses realisasi percepatannya,” ungkapnya.