Terakhir, Presiden mengingatkan bahwa Perdana Menteri Inggris telah mengumumkan ancaman berat Omicron, karena 60% kasus baru di London berasan dari varian Omicron.
Sebagaimana diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan pada Minggu, (28/11/2021) lalu, dalam konferensi pers Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi No.SP-771/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XI/2021 yang disampaikan secara virtual mengatakan bahwa Pemerintah merespon cepat atas merebaknya varian Covid-19, Omicron, yang baru-baru ini terkonfirmasi di beberapa negara.

“Varian tersebut mengandung 50 mutasi yang memengaruhi kecepatan penularan dan kemampuannya untuk menghindari antibodi yang dibentuk oleh vaksin, tetapi ini semua masih terus dipelajari oleh para ahli,” kata Menko Luhut.

Dengan banyaknya mutasi tersebut, Menko Luhut mengatakan WHO menaikkan status varian Omicron menjadi varian yang menjadi perhatian dan menamakan varian baru tersebut sebagai varian Omicron.

Sementara itu, Wagub H. Edy Pratowo usai mendengarkan arahan Presiden mengungkapkan bahwa Kalteng sudah mencapai 70,74% capaian vaksinasi Covid-19 tahap 1.

“Untuk Kalteng kita bersyukur, saat ini kita sudah mencapai 70,74 persen untuk capaian vaksinasi dosis 1”, ungkap Edy.

Edy berharap agar Pemerintah Daerah di Kalteng agar jangan lengah terhadap varian baru Omicron.