Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah turut memeriahkan Karnaval Budaya dalam rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Festival Budaya Isen Mulang 2026 secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang diawali dengan karnaval seni dan budaya khas Kalimantan Tengah.
Rombongan Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng dengan nomor urut 47 terdiri dari 30 peserta yang tampil memukau dalam karnaval budaya. Mereka mengusung tema “Perkebunan Berkelanjutan dengan Kearifan Dayak dan Semangat Isen Mulang”.
Para peserta mengenakan kostum unik dengan aksesoris khas Dayak yang merepresentasikan perpaduan antara budaya lokal dan sektor perkebunan sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah saat ini juga berkomitmen mengembangkan berbagai komoditas perkebunan unggulan selain kelapa sawit dan karet, seperti kelapa, kopi, dan kakao. Diversifikasi komoditas tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Rizky Ramadhana Badjuri, mengatakan berbagai kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah daerah bertujuan mendorong kemajuan subsektor perkebunan secara berkelanjutan.
“Berbagai kebijakan dan program yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bertujuan untuk memajukan subsektor perkebunan, di antaranya meningkatkan kesejahteraan sumber daya manusia pekebun serta mengembangkan potensi perkebunan berbasis kearifan lokal daerah,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan subsektor perkebunan sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak khususnya, serta seluruh masyarakat Kalimantan Tengah pada umumnya.
Hal tersebut diwujudkan melalui semangat pelestarian budaya dan kearifan lokal dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera sebagai bagian dari persiapan menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Melalui berbagai terobosan pada subsektor perkebunan, dari Bumi Tambun Bungai diharapkan sektor perkebunan semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” tandasnya.
Sebagai informasi, Karnaval Budaya FBIM 2026 juga diikuti peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, komunitas budaya, hingga unsur masyarakat umum yang turut menyemarakkan perhelatan budaya tahunan tersebut. *#TIM#* www.lintasberita1.com
Terkait

