PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Universitas Palangka Raya disingkat UPR adalah suatu perguruan tinggi negeri pertama dan tertua di Provinsi Kalimantan Tengah terdiri dari 8 (delapan) fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kedokteran serta Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam. Rektor sekarang dijabat oleh Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si menggantikan rektor sebelumnya yang dijabat oleh Prof. Dr. Ferdinand, M.S..
Sehingga menjadikan Universitas Palangka Raya (UPR) Jaya Raya, perlahan benar-benar terwujud. Itu dibuktikan dari banyaknya pembangunan yang sudah dilakukan di masa kepemimpinan Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi. Minggu (04/04/2021).
Tak tanggung-tanggung, pada 2021 kampus terbesar dan tertua di Kalteng ini sedang memperjuangkan Dana Loan Luar Negeri yang dimana nilainya mecapai Rp300 miliar sampai Rp1 triliun.
“Terkait dana tersebut tentunya akan kita gunakan untuk membangun gedung laboratorium, kebun raya yang akan menjadi pusat penelitian berskala internasional, dan lain-lain fasilitas penunjang kampus.” ucap Rektor Universitas Palangka Raya Dr. Andrie Elia SE M.Si saat menyambaikan sambutannya di gedung Pusat Pengembangan Iptek dan Inovasi Gambut (PPIIG) UPR.
Lebih lanjut, Ia juga mengatakan bahwa sejak menjabat sebagai rektor, ia ingin UPR dapat memberikan kontribusi dalam mencetak SDM baik lokal, regional Kalimantan, nasional, dan internasional.
Selain itu pada 2021 ini, sudah dipasang tiang pancang untuk membangun gedung kuliah terpadu berstandar internasional (smart class room), dan dapat menampung ribuan mahasiswa. Setelah pada 2020, UPR mendapat anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk membangun gedung PPIIG berlantai tujuh, dan menjadi satu-satunya pusat penelitian gambut di dunia.
“Tentunya setelah mendapatkan SBSN Sehingga ke depannya UPR akan menjadi kampus yang berbasis lingkungan. Untuk itu, saya meminta dukungan semua pihak dalam membangun UPR, dan saya ingin dari Kalteng dapat membangun dunia, salah satunya dari UPR, yang dimana perlu diketahui bersama bahwa sebelumnya hanya 45 persen program studi yang sudah terakreditasi. Sekarang, sudah sekitar 96 persen sudah terakreditasi B dan dua prodi terakreditasi A.,” tutup rektor Upr dan dilanjutkan dengan Room Tour Gedung Tertinggi dengan 7 Tingkat Pertama Dikalteng tersebut.
www.lintasberita1.com *#TIM#*



