
Lebih lanjut disampaikan, bahwa meski saat ini masih dalam masa pandemi, ekonomi Kalteng tumbuh 7,61% pada triwulan IV Tahun 2021. Sedangkan pada triwulan I Tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Kalteng sebesar 7,32% years on years.
Ia mengatakan, dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi, Pemprov Kalteng akan tetap fokus pada pengembangan potensi sumber daya alam dan pariwisata daerah seiring kebijakan pelonggaran mobilitas masyarakat. Pemprov juga akan mendorong akselerasi investasi daerah dan pengembangan Program Strategis Nasional (PSN), seperti Food Estate, Shrimp Estate, Kawasan Industri, Kawasan Ekonomi Khusus, dan Pembangunan Pelabuhan Utama.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung menyampaikan pesan Gubernur Bank Indonesia yang harus menjadi perhatian Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng yang baru. Pertama, terkait inflasi diminta mengawal 5 langkah strategis yang telah disepakati Tim Pengendali Inflasi Pusat dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui TPID.
Kedua, diharapkan mampu meningkatkan kontribusi Bank Indonesia di Daerah. Ketiga, diminta konsisten melaksanakan program pengembangan UMKM dan medukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

