“Ketika saya melihat konsep UPR, dimana berbasis ketahanan pangan yang menyediakan kebutuhan lengkap yakni nutrisi Nabati dan hewani.” ujarnya.

ebih lanjutnya, Karev menambahkan bahwa ketahanan pangan dalam food estate bukan hanya bicara menanam padi saja. Tapi bagaimana ketahanan pangan hewani. Jadi lengkap hewani dan nabati. Sementara dari hasil pantauan kami, konsep food estate saat ini masih sebatas bagaimana mendorong dan mengajak masyarakat untuk bertani. Sementara UPR sudah memiliki konsep bagus.

“Untuk itu saya mendorong agar UPR bisa bekerjasama, dalam hal ini, yang dimana dengan adanya konsep yang dilakukan UPR dapat diterapkan juga disana. Karena selama ini, pemerintah dalam hal ini TNI masih sebatas mengajak masyarakat untuk bertani, namun belum ada konsep yang dibagikan. Kami akan membuat rekomendasi ke Pak Presiden agar konsep ini digunakan,” tegasnya.

Di lain sisi, Rektor UPR Dr Andrie Elia menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dari Tim WATANNAS yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Rektor Universitas Palangka Raya Mengatakan Selain mengembangkan program ini, UPR juga sudah melakukan pendampingan kepada petani atau kelompok tani.

Ia juga menambahkan bahwa UPR siap dengan kekuatan penuh akan mendukung kebijakan pemerintah dalam program ketahanan pangan bila konsep ini bisa menjadi contoh dan juga bisa di terapkan tidak hanya di Universitas Palangka Raya saja.