Kotawaringin Timur – www.lintasberita1.com– Ajang bergengsi Taruna Wiyata Kartika Competition (TWKC) Session IV kembali digelar SMAN 1 Sampit, Sabtu (15/11/2025) di halaman utama sekolah. Sebanyak 16 tim dari tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ambil bagian dalam kompetisi baris-berbaris dan variasi formasi ini.

Peserta terdiri dari 5 tim SMP serta 11 tim SMA, menunjukkan antusiasme tinggi dan besarnya minat pelajar Kotim dalam pembinaan kedisiplinan, kekompakan, kreativitas, serta kepemimpinan.

Pelaksanaan TWKC tahun ini melibatkan tim juri profesional dari unsur Kepolisian, TNI, dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kotim, sehingga proses penilaian berlangsung objektif dan transparan.

Meski menjadi tuan rumah, Tim TWKC SMAN 1 Sampit tampil sebagai eksebisi dan tidak dinilai dalam kompetisi. Keputusan ini diambil untuk menjaga objektivitas dan memberikan ruang bagi sekolah lain untuk berkompetisi secara sehat.

Pada akhir lomba, panitia mengumumkan pemenang untuk berbagai kategori, dimulai dari Best Category, Juara Harapan, Juara Madya, hingga Juara Utama.

Juara Umum TWKC 2025 berhasil diraih SMKN 1 Sampit Team B, yang tampil konsisten dalam semua aspek penilaian.

Daftar Juara Utama :

  • Juara 1: SMAN 3 Sampit

  • Juara 2: MAN Kotim Team B

  • Juara 3: SMKN 2 Sampit

Juara Madya :

  • Juara 1: SMKN 4 Sampit

  • Juara 2: MAN Kotim Team A

  • Juara 3: SMAS IT Almadaniyah Team B

Juara Harapan :

  • Harapan 1: SMKN 1 Sampit Team A

  • Harapan 2: SMKN 1 Sampit Team B

  • Harapan 3: SMAS Bina Bangsa

Selain kategori utama, diberikan pula penghargaan Best Category seperti Best Kostum, Best Danton, Best Supporter, hingga Best Video dan Photo, yang didominasi SMKN 1 Sampit dan MAN Kotim.

Kepala SMAN 1 Sampit, M. Darma Setiawan, menegaskan bahwa TWKC merupakan implementasi nyata Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) di sekolah.

“TWKC lahir untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul akademik tetapi juga tangguh secara mental. Baris-berbaris menuntut koordinasi dan ketepatan sehingga efektif untuk membangun karakter secara menyeluruh,” ujar Darma.

Ia berharap TWKC dapat terus berkembang dan menjadi kompetisi bergengsi tingkat provinsi, bahkan nasional.

“Semoga kegiatan ini melahirkan siswa yang disiplin, kreatif, dan berkarakter kuat. Selain sebagai arena kompetisi, TWKC adalah ruang belajar dan membangun pengalaman berharga bagi pelajar,” tambahnya.

Dengan pelaksanaan yang meriah, dukungan juri profesional, serta prestasi membanggakan para peserta, TWKC Session IV SMAN 1 Sampit Tahun 2025 kembali membuktikan eksistensinya sebagai ajang pembinaan kedisiplinan dan kepemimpinan generasi muda di Kotawaringin Timur. *#TIM#* www.lintasberita1.com