Sementara itu, A. Elpiansyah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, mengatakan berbagai jenis bahan pangan pokok di pasaran memiliki harga yang berbeda-beda. Perbedaan harga ini disebabkan oleh kualitas bahan pangan pokok yang ditawarkan oleh masing-masing pedagang. “Misalnya, bawang merah yang masih baru terlihat segar dan besar, harganya pun sedikit lebih mahal dibandingkan bawang merah yang sudah lama tersedia di pasaran. Namun, secara keseluruhan harga bahan pangan pokok masih stabil,” ungkapnya.
Sebagai informasi, selama Agustus 2024, pengendalian inflasi di Provinsi Kalimantan Tengah cukup efektif dengan menduduki peringkat keempat nasional dengan laju inflasi terendah sebesar 1,29 persen. *#TIM#* www.lintasberita1.com

