Palangka Raya – www.lintasberita1.com  – Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi fokus utama dalam kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Pekarangan dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga melalui Bank Sampah dan Kompos yang digelar Tim Penggerak PKK Kota Palangka Raya di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (30/7/2025).

Ketua TP PKK Kota Palangka Raya melalui Ketua Bidang Penguatan Ketahanan Pangan, Merty Ilona, mengajak masyarakat untuk mulai memilah dan mengolah sampah rumah tangga, terutama sampah organik, sebagai langkah menjaga kelestarian lingkungan.

“Salah satu persoalan lingkungan kita saat ini adalah menumpuknya sampah rumah tangga, terutama sampah organik yang sering terbuang begitu saja. Padahal, jenis sampah ini bisa diolah menjadi pupuk kompos yang sangat berguna bagi pertanian dan tanaman di pekarangan,” jelas Merty.

Ia juga menekankan pentingnya peran bank sampah sebagai sarana edukatif sekaligus ekonomis. Melalui mekanisme bank sampah, masyarakat dapat memilah sampah dari rumah, mengolah sampah organik menjadi kompos atau eco-enzyme, serta memperoleh nilai tambah berupa manfaat ekonomi.

“Inisiatif ini merupakan bagian dari penerapan prinsip ekonomi sirkular. Kita tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tapi juga memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Merty turut mengajak berbagai pihak untuk mendukung keberlanjutan program melalui edukasi, pendampingan teknis, serta penyediaan sarana seperti tong komposter dan bibit tanaman.

Kegiatan sosialisasi ini juga dilengkapi dengan demonstrasi pembuatan pupuk kompos dan eco-enzyme. Eco-enzyme merupakan cairan serbaguna hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran dengan gula dan air. Cairan ini dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair, pembersih alami, hingga pengusir hama sehingga menjadi alternatif ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah organik. *#TIM#* www.lintasberita1.com