Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Legislator DPRD Kalimantan Tengah, Tomy Irawan, menyoroti lemahnya kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kritik tersebut muncul seiring dengan proyeksi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalteng tahun 2026 menjadi sekitar Rp7,1 triliun.
Menurutnya, pemerintah provinsi harus lebih serius dalam mengelola BUMD agar tidak sekadar menjadi beban keuangan daerah, melainkan mampu berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi. Ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan dan penempatan sumber daya manusia di tubuh BUMD.
“BUMD jangan asal menempatkan orang. Harus benar-benar sesuai kapasitas dan kualitas, agar hasilnya bisa terlihat,” tegas Tomy, Kamis (21/8/2025).
Ia menilai, lemahnya tata kelola membuat potensi PAD Kalteng tidak tergarap maksimal. Padahal, menurutnya, peran legislatif dan eksekutif sama-sama penting dalam memastikan keuangan daerah tetap sehat dan berkelanjutan.
“Kita sudah bersumpah memperbaiki keuangan daerah. Kalau PAD tidak dikelola dengan baik, APBD kita akan terus tertekan,” ujarnya.
Selain menyoroti BUMD, Tomy juga mencermati potensi pajak daerah yang belum dioptimalkan, mulai dari pajak alat berat hingga pajak permukaan air. Semua peluang itu, katanya, seharusnya mampu menambah pendapatan jika dikelola dengan serius dan transparan.
Ia pun meminta agar pemerintah fokus membenahi BUMD yang sudah ada sebelum menggagas terobosan baru. Evaluasi mendalam dinilai perlu dilakukan agar badan usaha milik daerah benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jangan buru-buru bikin program baru kalau yang lama belum maksimal. Benahi dulu BUMD yang sudah ada,” lugasnya.
Tomy juga mengingatkan agar Kalteng tidak terlalu bergantung pada dana transfer pusat. Dengan pengelolaan yang baik dan berani, ia meyakini PAD bisa menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.
“Potensi PAD kita besar. Tinggal bagaimana keberanian kita mengawasi dan memastikan pengelolaannya maksimal,” tandasnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com

