Kota Palangka Raya mencatat 15 titik api, 179 kejadian kebakaran hutan, dan luas areal terdampak kebakaran tersebut sebesar 66,33 hektare. Kabupaten Kotawaringin Barat melaporkan 51 titik api, 22 kejadian kebakaran hutan, dan luas areal terdampak kebakaran hutan sebesar 25,10 hektare. Kabupaten Kotawaringin Timur terdapat 287 titik api, 45 kejadian kebakaran hutan, dan luas areal terdampak kebakaran hutan sebesar 36,69 hektare. Kabupaten Lamandau mengalami 546 titik api, tujuh kejadian kebakaran hutan, dan luas areal terdampak kebakaran hutan sebesar 8,21 hektare. Kabupaten Murung Raya mencatat 387 titik api, tujuh kejadian kebakaran hutan, dan luas areal terdampak 13,42 hektare. Kabupaten Pulang Pisau mencatat 343 titik api, 21 kejadian kebakaran hutan, dan luas areal terdampak kebakaran 28,82 hektare. Kabupaten Seruyan mencatat 431 titik api, 15 kejadian kebakaran hutan, dan luas areal terdampak kebakaran 18,31 hektare, sedangkan Kabupaten Sukamara mencatat 128 titik api, 24 kejadian kebakaran hutan, dan luas areal terdampak kebakaran hutan 234,94 hektare.

“Mari kita bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Biarkan alam melindungi kita dan biarkan alam melindungi kita,” katanya. *#TIM#* www.lintasberita1.com