Pj. Sekda H. Nuryakin dalam laporannya menyampaikan harapan agar pertemuan ini bisa memberikan pencerahan sekaligus jalan keluar bagi pertumbuhan ekonomi di Kalteng. Sebagaimana diketahui, Kalteng memiliki luas 1,5 Pulau Jawa dan mempunyai Sumber Daya Alam yang melimpah.
“Kita ingin seiring dengan kemajuan teknologi, ada nilai tambah terhadap Sumber Daya Alam di Kalteng”, tutur Nuryakin.
Diharapkan dengan adanya hutan dan perkebunan di Kalteng, bisa menjadi nilai tambah bagi masyarakat, investasi, dunia usaha dan lapangan kerja.
“Kami mengingingkan atau mengundang investor yang ada diluar bisa berinvestasi, tidak hanya memproduksi kayu saja, tetapi memproduksi turunanya dan ada pabrik langsung di Kalteng yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja”, tandasnya.
Pembahasan mengenai Rencana Investasi Industri Kayu di Prov. Kalteng akan dilanjutkan dengan melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Pihak Kementerian terkait diantaranya Kementerian Perindustrian, Kehutanan dan Perdagangan. Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM menyatakan siap mendukung program investasi Industri di Prov. Kalteng.
www.lintasberita1.com *#TIM#*

