“Tenaga Asing yang bekerja di PLTU kurang lebih 30 persen sebagai tenaga teknis, dan sisanya orang lokal adalah buruh harian,” ungkap Binartha saat disinggung masalah jumlah tenaga Asing.
Selain itu yang jelas dampaknya adalah bagi para petani sarang wallet, yang mana saat ini kalau tidak salah tutur Binartha, hanya berkisar di angka 7 juta 5 ratus per 1 kilo gram. Hal tersebut nyata berdampak bagi para petani sarang wallet, yang kini kian subur menjamur di Kabupaten Gunung Mas bagai Korona.
“Namun dibalik itu semua, harapan saya adalah semoga di wilayah Kabupaten Gunung Mas umumnya Kalteng, warga tidak sampai ada yang tertular virus Korona,” harapnya. www.lintasberita1.com, #PERDI#
Halaman

