“Harapan lainnya, Wanita Islam Kalteng agar dapat berperan mengatasi masalah penyakit sosial, seperti perjudian dan penyebaran narkoba di Kalteng,” ungkapnya.
Sunarti berpesan agar pengurus PW Wanita Islam Kalteng dapat fokus kaderisasi, dimana hal ini penting sebagai penerus perjuangan dakwah, salah satunya melalui Majelis Taklim, sehingga dapat menciptakan generasi Kalteng yang berkualitas dan berakhlakul karimah di masa yang akan datang untuk mewujudkan pembangunan daerah.
“Wanita Islam adalah salah satu mata rantai perjalanan umat yang hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia, yang ingin bersama-sama mengemban amanah berdakwah amar ma`ruf nahi munkar,” ucapnya.
Ia menambahkan, Wanita Islam juga sedang mengembangkan Bunda Wakaf yaitu wakaf uang mulai 60 ribu untuk wakaf kolektif. “Kenapa harus wakaf? Karena wakaf itu dananya utuh tetapi bisa dimanfaatkan, maka wakaf bisa dijadikan dana abadi organisasi yang bisa dikembangkan untuk pengembangan ekonomi. Kita ke depan akan mempunyai program yang berbasis wakaf, yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan, tetapi harus kembali utuh,” bebernya.
“Wanita Islam juga ikut bertekad mengambil bagian dalam membangun akhlak bangsa, mempersiapkan generasi muda yang tangguh, sehat jasmani dan rohani, kuat iman dan akhlaknya, berpengetahuan luas dan bertanggung jawab serta sosial baik untuk kemajuan bangsa dan negara,” imbuhnya.



