Sebelum diberangkatkan, keduanya lebih dulu mengikuti seleksi dalam negeri yang dilaksanakan Lembaga Bina Antarbudaya yang mengelola program pertukaran pelajar di Indonesia sebagai mitra dari organisasi internasional AFS Intercultural Programs.
“Mereka adalah pihak pemerintah yang memberikan beasiswa bekerjasama langsung dengan U.S. Department of State. Di Indonesia sendiri ada sekitar 20 Chapter. Waktu itu kami ikut Chapter Banjarmasin karena Palangka Raya ini belum ada Chapternya,” imbuh keduanya.
Setelah melewati berbagai proses seleksi yang cukup panjang keduanya pun berhasil lulus dan mewakili sekolah untuk ke luar negeri bersama 78 pelajar lainnya dari Indonesia. Untuk diketahui ada 80 pelajar Indonesia yang mengikuti program KL-YES 2021-2022.
www.lintasberita1.com *#TIM#*

