Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Skaga Expo 2025 yang digelar SMK Negeri 3 Palangka Raya menjadi ajang strategis memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Kegiatan ini dirangkai dengan Job Fair, silaturahmi industri, serta pameran produk karya siswa.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Pemprov Kalteng akan memfokuskan penguatan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dengan dukungan teknologi digital mutakhir.
“Kami sudah menyiapkan papan tulis digital, perangkat pembelajaran digital, dan ke depan akan menggunakan augmented reality agar pembelajaran lebih interaktif dan visual,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 3 Palangka Raya, Rahmi Kurnia Handayani, menjelaskan bahwa pendidikan di sekolahnya tidak hanya menitikberatkan pada teori, tetapi juga keterampilan praktis, soft skill, dan pembentukan karakter.
Peserta didik dibekali kompetensi di berbagai bidang, seperti perhotelan, pariwisata, kuliner, desain busana, teknik komputer dan jaringan, serta tata kecantikan kulit dan rambut.
Dalam Job Fair Skaga 2025, tercatat 16 perusahaan membuka lebih dari 400 lowongan kerja, di antaranya PT MMI, PT Media Group Internasional, PT Indomarco (Indomaret), PT Pesta Pora Abadi (Mie Gacoan), sektor perhotelan, perbankan, dan pariwisata. Selain itu, 125 DUDI terlibat dalam pendampingan Program Praktik Kerja Lapangan (PKL).
“Kami berharap Skaga Expo ini menjadi jembatan bagi lulusan untuk mendapatkan pekerjaan impian serta memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan dunia industri,” tutup Rahmi. *#TIM#* www.lintasberita1.com

