Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Sekretaris sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan pola makan dan gaya hidup sehat sebagai langkah penting dalam mencegah penyakit kronis, yang kini semakin banyak diderita oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Dalam pernyataannya pada Selasa (17/6/2025), Sirajul menyoroti meningkatnya kasus penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas. Ia menyebut bahwa penyebab utama bukan semata faktor keturunan, tetapi dominan berasal dari pola hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi gula dan lemak serta minim aktivitas fisik.

“Banyak penyakit muncul bukan karena keturunan saja, tapi lebih pada gaya hidup. Kita harus mulai dari hal sederhana, seperti mengatur pola makan dan rutin berolahraga,” ujar Sirajul.

Menurutnya, kemudahan akses makanan cepat saji dan minuman manis telah membuat masyarakat abai terhadap risiko kesehatan jangka panjang. Ia pun mendorong Pemerintah Provinsi Kalteng dan dinas terkait untuk lebih aktif mengedukasi masyarakat, khususnya di sekolah, puskesmas, dan lingkungan komunitas.

“Pola makan sehat itu tidak harus mahal. Yang penting seimbang, teratur, dan sesuai kebutuhan tubuh. Jangan karena praktis lalu kita abaikan dampaknya,” tambahnya.

Sirajul juga meminta agar kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) diperluas dengan pendekatan yang lebih kontekstual dan menyatu dengan budaya lokal. Selain kampanye, ia menekankan pentingnya ketersediaan fasilitas publik seperti taman kota, ruang olahraga terbuka, serta posyandu yang difungsikan secara aktif dan berkelanjutan.

“Kesadaran masyarakat bisa dibentuk, asalkan dibarengi dengan fasilitas dan program yang konsisten. Jangan hanya seremonial, tapi harus menyentuh langsung masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar alokasi anggaran lebih difokuskan pada program pencegahan ketimbang pengobatan. Menurutnya, membangun kesadaran kesehatan sejak dini akan lebih efisien dan berdampak luas daripada menanggung beban pembiayaan kesehatan yang terus meningkat.

“Kita ingin masyarakat Kalteng bukan hanya panjang umur, tapi juga sehat dan produktif. Itu hanya bisa tercapai kalau kesadaran soal hidup sehat ditanamkan sejak sekarang,” pungkasnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com