Adapaun Bencana banjir di Kabupaten Pulang Pisau per 01 September 2021. Banjir terjadi di beberapa Desa di Kecamatan Banama Tingang diantaranya Desa Lawang Uru, Desa Hurung Desa Hanua, Desa Ramang, Desa Pahawan dan Desa Tambak dengan tinggi Debit Air -+150 cm. Banjir juga terjadi di beberapa Desa di Kecamatan Kahayan Tengah yakni di Jalan Lintas Trans Kalimantan Desa Tanjung Sangalang dan Desa Penda Barania serta Desa Balukon Seberang.
Sementara, Bencana banjir di Kabupaten Kotawaringin Barat per 01 September 2021 berstatus tanggap darurat bencana banjir. Wilayah yang terdampak bencana banjir yakni di Kecamatan Arut Utara. Di Kecamatan Arut Utara terdapat 8 Desa yang terdampak. Kecamatan Kotawaringin Lama turut mengalami bencana banjir yang mengakibatkan 2 desa dan 1 Kelurahan yang terdampak.
Di Kabupaten Kotawaringin Timur per 31 Agustus 2021, banjir terjadi di 6 Kecamatan, 51 Desa. Adapun masyarakat yang merasakan dampak dari banjir ini yakni sebanyak 4.358 KK dan 10.585 Jiwa. Wilayah terjadi banjir di Kecamatan Telaga Antang, Kecamatan Mentaya Hulu, Kecamatan Bukit Santuai, Kecamatan Antang Kalang, Kecamatan Tualan Hulu dan Kecamatan Kota Besi.
Dalam merespon bencana alam di Prov. Kalteng Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran memerintahkan Perangkat Daerah teknis yakni BPB-PK dan Dinas Sosial Untuk melakukan koordinasi yang intens dan optimalisasi peran Pemerintah Kabupaten, dalam penanganan banjir dan dampaknya. Tentunya Pemerintah Provinsi akan melakukan langkah dan upaya terutama penanganan dampak banjir di Daerah yang tidak terjangkau penanganannya oleh pihak kabupaten.


