
Palangka Raya, Lintasberita1.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palangka Raya menggelar rapat koordinasi terkait upaya menangani serta mencegahan terjadinya kahurtla. Jumat (19/6/2020) pukul 14.30 WIB.

Agenda Rapat kali ini bertempat di Aula Markas Kodim 1016/Plk dengan tujuan untuk membahas perihal tindak lanjut dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, S.I.K., S.H., M.Hum. selaku kapolresta Palangka Raya Menerangkan perlunya meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan antar unsur baik itu pemerintahan maupun instansi bersama masyarakat menjelang memasuki musim kemarau agar kebakaran dan kabut asap yang menjadi momok tahunan bias di kurangin bahkan dihindari.

“Sebagai salah satu upaya pencegahan karhutla Polresta Palangka Raya beserta jajaran sudah melakukan pendirian tujuh posko pantau dan mengatenskan kepada seluruh anggota untuk melaksanakan giat patrol dan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dampak dan larangan karhutla” Ucapnya
Dengan gagasan tersebut setelah berhasil malakukan pemetaan Kawasan rawan kebakaran berdasarkan hasil evaluasi penanganan karutla pada tahun 2019 yang dimana terdapat 246 hotspot pada area seluas 20 Hektare.

“Kami juga telah mempersiapkan sarana maupun prasarana, serta sebuah inovasi baru yakni dengan menggunakan drone sebagai alat bantu dalam memantau kondisi kawasan rawan karhutla yang sulit terjamah apabila menggunakan kendaraan,” tegas Jaladri.
Setelah memaparkan inovasi dan kesiapsiagaannya, dirinya juga menyatakan akan menindak secara tegas para pelaku karhutla dengan berlandaskan hukum yang berlaku dan prinsip humanis serta profesionalitas.
www.lintasberita1.com *# RISMAN#*

