PALANGKA RAYA – lintasberita – H. Nuryakin Sekda Daerah Provinsi Kalimantan Tengah pimpin Rapat Evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terhadap Hasil Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) terkait Inflasi Kalteng bulan Februari 2023, Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (2/3/2023).

H. Nuryakin menyampaikan dalam rangka mendengarkan rilis dari BPS tentang situasi perekonomian baik secara global maupun regional. “Saya meminta kepada stakeholders terkait untuk memperhatikan angka inflasi”, ucap H. Nuryakin.

Nuryakin berbicara tentang betapa pentingnya menggunakan data untuk mengambil keputusan. Ia mengatakan Badan Pusat Statistik (BPS) merilis informasi inflasi Kalteng pada Februari 2023, dan ia berharap hal itu dapat mendorong semua pemangku kepentingan untuk bekerja sama lebih erat. Dia mengatakan bahwa kita perlu menggunakan data yang sudah kita miliki untuk memperbaiki kebijakan dan program kita.

Nuryakin mengatakan, penting bagi kabupaten dan kota untuk menyadari tanggung jawab mereka dalam menangani inflasi. Pemerintah provinsi hanya membantu. Pemprov banyak melakukan operasi pasar selama ini, namun kabupaten dan kota sepertinya menunggu bantuan Pemprov. Sekda mengatakan, Pemprov Kalteng yakin tidak akan ada kekurangan pangan jelang Hari Raya Keagamaan. “Sebenarnya ada peningkatan, tapi tidak besar,” pungkasnya.

Kepala BPS Prov. Kalteng Eko Marsoro saat menyampaikan paparannya (WDY/Edt:AS/Foto:Rizaldi)

Eko Marsoro dari Badan Pencatatan dan Statistik BPS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan kepada anak-anak tentang berbagai kegiatan pencatatan, cara menghindari inflasi selama Ramadan, serta cara merayakan Hari Raya dan Tahun Baru Islam. Eko menjelaskan pemerintah mengkhawatirkan ketersediaan stok beras karena belum banyak panen pada bulan ini. Ia mengatakan, panen raya di Kalteng diperkirakan terjadi pada Maret-April, namun tidak menutup kemungkinan terjadi bencana seperti hujan di antaranya. Selain itu, pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan Cukai Hasil Tembakau (CHT) sebesar 10% pada tahun 2023-2024.

Eko Marsoro, Juru Bicara Badan Layanan Umum (BPS), mengatakan Komisi Potret Nasional (NPC) memutuskan harga barang dan jasa naik 0,16% selama setahun terakhir. Sementara itu, NPC juga menyadari bahwa harga telah meningkat sebesar 5,47% selama setahun terakhir dibandingkan tahun sebelumnya. Syukurlah, Kalimantan Tengah memiliki inflasi yang lebih rendah daripada daerah lainnya. Jika dinaikkan ke rata-rata nasional, tingkat inflasinya akan menjadi 5,93% per tahun. Hal ini karena terdapat fluktuasi inflasi akibat peristiwa di tahun 2022.

Rapat Evaluasi TPID terhadap Hasil Rilis BPS terkait Inflasi Kalteng bulan Februari 2023(WDY/Edt:AS/Foto:Rizaldi)

Pemerintah telah menjamin akan ada banyak barang yang tersedia untuk dibeli dengan harga normal selama Hari Raya, dan semua jalur distribusi yang diperlukan akan berjalan dengan lancar. Namun, bagian tersulit dari Hari Raya selalu menjadi harapan publik. Sekda Prov. Kalteng H. Nuryakin saat pimpin Rapat Evaluasi TPID terhadap Hasil Rilis BPS terkait Inflasi Kalteng bulan Februari 2023Pada rapat evaluasi tersebut, Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekretariat, Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng, dan kepala dinas vertikal lainnya hadir. *#TIM#* www.lintasberita1.com