“Ini perlu kita sikapi, karena kenaikan harga barang kebutuhan pokok sangat berdampak pada daya beli masyarakat terutama bagi masyarakat yang kurang mampu yang akan semakin tertekan dengan kenaikan berbagai barang kebutuhan pokok tersebut apalagi ditengah pandemi Covid-19 ini”, imbuhnya.

Fahrizal Fitri juga meminta kepada Kepala Dinas/Instansi terkait baik lingkup Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar selalu berkoordinasi, untuk menjaga kecukupan stok barang kebutuhan pokok yang perlu diperhatikan adalah bagaimana keamanan dan kelancaran arus distrubusi barang ditengah pandemi Covid-19, mengingat barang kebutuhan pokok di Kalteng sebagian besar dipasok dari luar Daerah.

Fahrizal Fitri juga menyampaikan kepada pelaku usaha dapat mengantisipasi, jika ada hambatan dalam arus distribusi agar segera memberitahukan dan berkoordinasi dengan Dinas/Instansi terkait.

“Disamping itu kepada Kepala Dinas yang membidangi perdagangan di Kabupaten/Kota se-Kalteng agar mengaktifkan fungsi dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), seperti mengingatkan lagi keberadaan pasar penyeimbang di daerahnya masing-masing dan juga dapat berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dalam memantau kesiapan mode angkutan barang dan menyiapkan jalur distribusi alternatif”, pungkas Fahrizal Fitri.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Kalteng Kamper Thomas mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Kalteng menyampaikan maksud dan tujuan dari Rakor ini adalah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait dalam rangka menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok/pasokan barang kebutuhan pokok menjelang Puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 M. Selain itu, memantau kesiapan Daerah dalam menjaga kelancaran arus distribusi sehingga masyarakat dapat menjalankan Ibadah Puasa bulan Ramadhan dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 M dalam keadaan tenang dan penuh sukacita.