Selanjutnya, Presiden menjelaskan, olahraga mempunyai peran sangat penting dalam kehidupan, baik sebagai individu maupun sebagai masyarakat dan bangsa. Olahraga bukan hanya menguatkan fisik, tetapi juga pendidikan karakter, membangun karakter disiplin, sportif, pejuang, pekerja keras, kolaborasi dalam teamwork, dan bahkan memperkokoh jiwa patriotisme dan nasionalisme. Olahraga juga merupakan instrumen meningkatkan produktivitas, karena tidak mungkin produktivitas bisa ditingkatkan tanpa ada kesehatan.
Selain itu, Presiden pun menegaskan olahraga juga bisa menjadi salah satu pendongkrak perekonomian nasional.

Olahraga merupakan industri yang cakupannya sangat luas, mulai dari industri events, industri pakaian, sepatu, bola, media dan industri penyiaran, suvenir, piala, stiker, dan lain-lain, yang dapat melibatkan UMKM kita sampai perusahaan raksasa multinasional. Target pasarnya bukan hanya masyarakat daerah, bukan hanya pasar nasional, tetapi juga pasar global.
Di akhir sambutan, Presiden Joko Widodo menyampaikan, “Selamat Hari Olahraga Nasional. Jadikan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehat kita. Masyarakat sehat, negara kuat. Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, kita memulai semangat baru olahraga untuk negara kita Indonesia Maju.”

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali dalam laporannya mengemukakan bahwa, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Puncak Haornas tahun ini diselenggarakan secara terpusat dan terbatas di GOR POPKI Cibubur Jakarta Timur, dengan memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19, serta diikuti secara virtual melalui konferensi video oleh para Kepala Daerah beserta Forkopimda dan Organisasi olahraga se-Indonesia.