Fahrizal Fitri mengungkapkan target keseluruhan dalam pelaksanaan vaksinasi massal untuk lanjut usia di Kalteng berjumlah 19.000. Diutarakan oleh Fahrizal Fitri bahwa Vaksin covid-19 bertujuan untuk meningkatkan imunitas kekebalan tubuh dari pada lansia karena lansia merupakan kategori yang rentan. Fahrizal Fitri berharap para lansia-lansia lainnya juga dapat mengajak para saudara atau kolega maupun tetangga, untuk bersama-sama mengikuti vaksinasi karena tujuannya adalah untuk menjaga kekebalan tubuh para lansia sendiri.

Lebih lanjut Fahrizal Fitri mengatakan, kedepannya Pemrov bersama TNI dan Polri akan terus melakukan upaya-upaya peningkatan vaksinasi karena secara persentase dinilai masih cukup rendah.

“Berkenaan dengan proses pelaksanaan vaksinasi ini harus dipacu dan berkenaan dengan pelaksaanaan apabila ada kendala-kendala, kami mohon dikonfirmasikan dengan jajaran Pemerintah Daerah. Kami berharap proses pelaksanaan ini secara serentak bisa meningkatkan capaian-capaian peningkatan vaksinasi pada para lansia”, tandas Fahrizal Fitri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul menjelaskan jika setelah para lanjut usia yang melakukan vaksin terdapat efek ikutan setelahnya, Pemerintah siap menanggung biaya perawatannya.
“Kalau terjadi efek ikutan dari vaksinasi, tapi kalau terjadi juga, nanti efek samping vaksinasi sesuai ketentuan itu akan dirawat oleh Rumah Sakit Pemerintah tanpa biaya sama sekali. Nanti kalau fasilitas kesehatannya, boleh mengajukan ke Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Provinsi, kita akan mengajukan ke Pusat jika terjadi efek ikutan”, jelas Suyuti Syamsul.
“ Sebetulnya kita tidak berharap, meskipun kita mengetahui vaksin ini aman”, pungkas Suyuti Syansul.