Adapun rincian Pendapat yang disampaikan adalah Pertama, Bahwa bentuk, susunan, dan jenis naskah dokumen yang disampaikan telah sesuai dengan ketentuan, petunjuk, dan pedoman yang berlaku. Khususnya Peraturan Pemerintah No.12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri No. 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, Kedua, Bahwa Nota Keuangan dan Rancangan APBD Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2021 secara garis besarnya menggambarkan target penerimaan pendapatan daerah disesuaikan dengan penetapan proyeksi yang terukur dan proporsional serta berpedoman kepada capaian pendapatan tahun sebelumnya.
Ketiga, Pagu belanja operasi dalam Raperda tentang APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2021 telah disesuaikan dengan rencana kerja masing-masing Perangkat Daerah, dan yang Keempat, Penyesuaian target penerimaan dan pengeluaran pada anggaran pembiayaan daerah dengan target penerimaan pembiayaan yang akan dicapai pada Tahun 2021 dan penambahan penyertaan modal Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pada Bank Pembangunan Daerah Provinsi Kalteng Tahun 2021 sebesar 130,6 miliar.
Selain itu, Juru Bicara Banggar DPRD Provinsi Kalteng juga menyampaikan beberapa pendapat beberapa isu penting yang berkembang selama pembahasan APBD 2021 antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemprov Kalteng menghasilkan beberapa catatan dan saran sebagai berikut, Perlu disampaikan rincian perhitungan belanja bagi hasil kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pos anggaran belanja transfer Tahun Anggaran 2021. Kedua, Disarankan agar besaran anggaran BTT (Belanja Tak Terduga) ditambah, dalam rangka antisipasi penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 yang masih meningkat, khususnya, program vaksinasi termasuk program pemulihan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19 sesuai dengan program pemerintah pusat pada tahun 2021. Juga perlu diperhatikan kemungkinan terjadinya kemarau panjang dan karhutla serta persiapan memasuki musim penghujan khususnya daerah aliran sungai dan kawasan rawan banjir.

