Melihat hal itu, kedepan ujar Andrie  menambahkan, generasi muda khususnya di wilayah Kalimantan Tengah betul-betul dipersiapkan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mampu bersaing, baik ditingkat nasional maupun internasional.

“saya berharap kesempatan untuk masuk ke perguruan tinggi negeri, tidak hanya melalui UTBK saja, atau SN dan SB yang dilaksanakan secara nasional. Kami juga nantinya akan membuka kembali kesempatan untuk masuk ke perguruan tinggi melalui jalur mandiri bersama dengan perguruan tinggi wilayah barat, dan Jika peserta yang tidak lolos melalui jalur, SN, BK, dan UTBK baik pada gelombang pertama atau gelombang kedua kita beri bekesempatan untuk mendaftar kembali melalui jalur mandiri.” Ucap Elia.

Disisi lain Prof. Dr. Ir. Salampak MS, melalui Wakil Ketua, Prof. Dr. Sulmin Gumiri, Ph.,D dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan UTBK di UPR, dibagi menjadi dua gelombang yaitu untuk peserta dibagi beberapa kelompok, kelompok Ujian SAINTEK sebanyak 1.536 orang, kelompok Ujian SOSHUM sebanyak 2.210 orang, dan kelompok Ujian Campuran sebanyak 659 orang. Dan pesera disabilitas (Tuna Daksa) diikuti sebanyak 6 orang dengan total keseluruhan peserta sebanyak 4405.

“Tentunya selain meningkatknya animo lulusan SMA dan SMU se Kalteng untuk berkuliah di Universitas Palangka Raya, kami laporkan juga bahwa secara nasional Universitas Palangka Raya juga diminati oleh para lulusan SMA dan SMU dari  17 provinsi lain di Indonesia di luar Kalimantan Tengah, mulai dari Aceh di ujung paling barat hingga provinsi Maluku di Indonesia timur.” tambahnya